Restoran Boleh Buka Asal Pasang Spanduk Di Pekanbaru
KULINER MAKANAN MINUMAN NEWS POLITIK

Pekanbaru Restoran Boleh Buka Asal Pasang Spanduk

Restoran Boleh Buka Asal Pasang Spanduk Di Pekanbaru

Pemerintah daerah memiliki cara berbeda dalam menjaga kondusifitas Ramadan. Di Pekanbaru misalnya, sejumlah restoran diizinkan buka seperti biasa asal memasang spanduk khusus. Ada juga yang diimbau tutup menjelang waktu berbuka.

Aturan itu tertuang dalam SK Wali Kota No 478 Tahun 2017. Poin-poin yang diatur di antaranya tempat hiburan seperti karaoke, kafe, biliar, wajib tutup. Hanya hiburan di hotel berbintang yang memiliki fasilitas itu yang diizinkan buka.

Kemudian, restoran atau warung makan muslim boleh buka pada pukul 16.00 WIB sampai waktu Imsyak kecuali fasilitas hotel buka seperti biasa. Sedangkan restoran non-muslim diizinkan buka full dengan memasang spanduk ukuran 1×4 meter bertuliskan ‘Restoran/Warung Makan Non-Muslim’. Spanduk ini harus seizin Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Pekanbaru.memang ada beberapa restoran yang memasang spanduk khusus tersebut. Seperti terlihat di Jl Setia Budi dan sejumlah kawasan protokol. Di spanduk yang terpasang di depan pintu restoran atau rumah makan tertuis, ‘Pemerintah Kota Pekanbaru. Restoran/ Rumah Makan Non-Muslim. Bagi Ummat Muslim Dilarang Masuk’.

Di sudut yang lain, restoran, warung makan, atau kafe bukan seperti biasa dengan menutup tirai. Tak ada spanduk sebagai penanda.

Kepala Satpol PP Pekanbaru Zulfahmi mengatakan, pemasangan spanduk tak dimaksudkan untuk membeda-bedakan. Justru dibuat agar restoran atau warung makan sama-sama menghormati bulan puasa.

“Menurut kami, tulisan tersebut tidak mengandung SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan). Karena tujuan kita menghormati orang yang lagi menjalankan ibadan puasa. Warung yang dapat izin khusus itu diperuntukkan non-muslim,” kata Zulfahmi kepada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *