Rahasianya tetap kurus walau Porsi makan banyak
GAYA HIDUP Kesehatan KULINER MAKANAN NEWS PERISTIWA

Rahasianya tetap kurus walau Porsi makan banyak

Rahasianya tetap kurus walau Porsi makan banyak

PertiwiNews.com – Ketika seseorang punya badan gemuk, maka tidak mengejutkan jika porsi makan  juga banyak. Namun di Jepang, seorang perempuan berbobot 47 kg sanggup menghabiskan hingga 5 kg makanan sekali santap. Apa rahasianya ya?

Perempuan cantik dan langsing bernama Kinoshita Yuka ini dikenal sebagai Oogui Eater alias Big Eater. Padahal dengan tinggi badan 158 cm dan bobot hanya sekitar 47,1 kg, perawakannya boleh dibilang cukup ramping. Sulit membayangkan ia menyantap 100 sushi dalam sekali santap.

Sementara di Amerika Serikat, juara kompetisi makan banyak Sonya ‘The Black Widow’ Thomas juga memiliki tubuh ramping. Bobotnya hanya sekitar 47,6 kg, tetapi sanggup menghabiskan 40 hot dog (setara 12.360 kalori) dalam 10 menit, saat menjuarai Nathan’s Hot Dog Eating Contest pada 2011.

Ada beberapa teori yang bisa menjelaskan kemampuan luar biasa dari para pemilik tubuh langsing ini. Pertama, terkait dengan metabolisme gula darahnya. Sinyal kenyang dikirim ke otak ketika terjadi peningkatan kadar gula darah. Jika peningkatannya lebih lambat, maka seseorang bisa makan lebih banyak karena tidak cepat kenyang.

Namun sebuah eksperimen menunjukkan bahwa Yuka memiliki metabolisme gula yang normal. Usai menyantap sekitar 52 sushi, Yuka tetap mengalami peningkatan gula darah cukup tinggi yakni dari 104 mg/dL menjadi 179 mg/dL. Artinya, sebenarnya ia tetap bisa merasakan kenyang.

Teori berikutnya adalah aktivitas brown adipose fat. Jenis lemak ini berperan penting dalam metabolisme tubuh dalam menghasilkan panas. Jika aktivitas lemak brown fat tinggi, makanan akan lebih cepat dicerna di dalam tubuh.

Baca Juga : Bunuh Diri Meski Hidup Sempurna , Kenapa?

Eksperimen pada Yuka memastikan bahwa rahasia sesungguhnya ada pada elastisitas lambung. Pemindaian dengan CT (computed tomography) scan menunjukkan bahwa lambung Yuka bisa melebar hingga 66 kali untuk menampung makanan sebanyak mungkin.

Dikutip dari Mental Floss, tubuh ramping justru menjadi kelebihan Sonya. Rendahnya kadar lemak di sekitar perut memungkinkan lambung melebar hingga kapasitas maksimal untuk menampung makanan sebanyak-banyaknya, seperti yang dialami oleh Yuka.

Di samping itu, Sonya juga mengimbangi porsi makannya tersebut dengan olahraga. Sebagai seorang competitive eater, ia memiliki rutinitas kardio selama 10 jam tiap pekan. Dan di luar kompetisi, ia selalu memilih menu makan sehat seperti buah dan sayur-sayuran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *