Pelaku Penamparan Praja IPDN Diberi Sanksi
KRIMINAL PERISTIWA

Pelaku Penamparan Praja IPDN Diberi Sanksi

Pelaku Penamparan Praja IPDN Diberi Sanksi

PertiwiNews.com – Rektorat Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengambil sikap menyusul insiden penamparan terhadap seorang praja. Sebanyak 10 orang yang diduga terlibat kekerasan itu kena sanksi.

“Saya sudah mengambil tindakan. Kita beri sanksi,” ucap Rektor IPDN Ermaya Suradinata saat dikonfirmasi detikcom via telepon, Selasa (29/8/2017).

Seorang praja pria asal Riau mengalami tindakan kekerasan oleh sejumlah rekan satu angkatan asal Kalimantan Barat (Kalbar). Kejadian tersebut berlangsung di kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pekan lalu. Praja tingkat empat itu mengikuti tradisi yang berujung penamparan lantaran memadu kasih dengan praja perempuan asal Kalbar.

BACA JUGA : KEMIRI, TAMBAH KILAU RAMBUTMU

Menurut Ermaya, ada 10 orang yang terlibat. Lima orang di antaranya melakukan langsung tindakan kekerasan berupa tamparan. Pelaku kekerasan itu berdalih menjalani tradisi daerahnya.

“Untuk lima orang ini kita beri sanksi penurunan tingkatan. Dari tingkat empat menjadi tingkat tiga,” katanya.

Pihak kampus juga memberi sanksi untuk lima orang praja lainnya yang saat kejadian hanya menyaksikan. “Lima orang itu membiarkan. Kita skors selama enam bulan dia tidak boleh memakai pakaian dinas, pakai baju putih,” tutur Ermaya.

Ia menegaskan tradisi seperti itu bukanlah peraturan resmi dari kampus. “Alasan dari mereka memang tradisi di sana (Kalbar), tetapi kalau di sini ya tidak bisa. Saya tidak mau ada kekerasan. Nempeleng juga termasuk kekerasan,” ujar Ermaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *